Langsung ke konten utama

Postingan

Mitos dan Fakta Tentang Aktivitas yang Dilarang Setelah Makan

Orang bilang, mandi setelah makan itu berbahaya bagi tubuh karena bisa menghambat saluran pencernaan. Bukankah ini yang kebanyakan orang lakukan? Apakah aman untuk mandi setelah makan yang berbahaya?

Mandi adalah salah satu kegiatan rutin sehari-hari, yang berhubungan langsung dengan kondisi fisik di luar tubuh. Mandi itu sendiri tidak memiliki efek samping atau komplikasi yang membahayakannya. Di sisi lain, makan merupakan aktivitas sehari-hari yang terutama berhubungan langsung dengan fungsi organ dalam tubuh.

Karena itu, mandi dan makan tidak saling berhubungan. Makanan yang Anda makan akan masuk ke saluran cerna, sementara mandi hanya membersihkan kulit tubuh dari kotoran dan membuatnya terasa lebih dingin.

Karena itu, shower mitos setelah makan berbahaya tidak perlu lagi mempercayai dan khawatir akan dampaknya. Mandi setelah makan tidak membahayakan tubuh dengan cara apapun.

Bagaimana dengan berenang? Bisakah saya berenang setelah makan?

Begitu pula dengan larangan berenang setel…
Postingan terbaru

Mengapa Menopause Dini Dapat Terjadi Pada Wanita?

Secara umum, wanita mengalami menopause pada usia 48 sampai 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan menopause terjadi sebelum usia 40 tahun. Hal ini umumnya dikenal sebagai menopause prematur atau menopause precocable.

Menurut Dr Ni Komang Yeni DS, SpOG atau akrab disapa Dr. Yeni, wakil presiden Asosiasi Menopause Cabang Jakarta Indonesia (PERMI RAYA), menopause dini disebabkan oleh beberapa cadangan folikel.

"Biasanya, cadangan folikel kecil Anda sendiri atau mungkin menjorok atau menyebabkan hal-hal seperti terapi radiasi, kemoterapi," kata Dr Yeni www.carakuhidupsehat.com.

Kemudian ia melanjutkan Dr. Yeni, penggunaan obat-obatan seperti obat wajah dan tubuh pelangsing juga menyebabkan menopause pada usia dini. Selain itu, menopause dini disebabkan oleh faktor internal tubuh faktor hormonal.

"Atau, pada kenyataannya, kegagalan hormon ovarium untuk memproduksi hormon sendiri, sehingga dini sindrom kegagalan ovarium," kata Dr Yeni.

"Terapi dengan terapi hor…