Langsung ke konten utama

Mitos dan Fakta Tentang Aktivitas yang Dilarang Setelah Makan

Orang bilang, mandi setelah makan itu berbahaya bagi tubuh karena bisa menghambat saluran pencernaan. Bukankah ini yang kebanyakan orang lakukan? Apakah aman untuk mandi setelah makan yang berbahaya?

Mandi adalah salah satu kegiatan rutin sehari-hari, yang berhubungan langsung dengan kondisi fisik di luar tubuh. Mandi itu sendiri tidak memiliki efek samping atau komplikasi yang membahayakannya. Di sisi lain, makan merupakan aktivitas sehari-hari yang terutama berhubungan langsung dengan fungsi organ dalam tubuh.

Karena itu, mandi dan makan tidak saling berhubungan. Makanan yang Anda makan akan masuk ke saluran cerna, sementara mandi hanya membersihkan kulit tubuh dari kotoran dan membuatnya terasa lebih dingin.

Karena itu, shower mitos setelah makan berbahaya tidak perlu lagi mempercayai dan khawatir akan dampaknya. Mandi setelah makan tidak membahayakan tubuh dengan cara apapun.

Bagaimana dengan berenang? Bisakah saya berenang setelah makan?

Begitu pula dengan larangan berenang setelah makan semata-mata berdasarkan mitos. Tidak apa-apa berenang setelah makan. Namun sebenarnya, melakukan aktivitas fisik yang berat setelah makan, seperti berenang atau berlari, bisa membuat kram perut yang bisa berbahaya jika Anda tenggelam.

Perut bisa kram saat berenang, karena segera setelah makan, beberapa aliran darah akan fokus pada organ pencernaan. Sementara saat berlari atau berenang, otot Anda juga butuh peningkatan aliran darah.

Persaingan antara dua sistem tubuh inilah yang bisa membuat kram, bukan karena tubuh terkena air setelah makan, baik saat mandi atau berenang. Tapi kram saat berenang adalah hal umum yang bisa dengan mudah dicegah dan dikelola sebelum terlambat.

Hal-hal yang tidak dilakukan setelah makan

Ada banyak hal yang orang lain katakan kepada Anda apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan setelah makan. Ada beberapa hal yang benar, tapi ada yang salah. Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan setelah makan

1. Langsung tidur

Banyak orang makan larut malam dan tidur sesudahnya. Hal ini bisa menyebabkan makanan yang masih dicerna di perut naik kembali ke kerongkongan. Khusus untuk mereka yang asam lambungnya sering naik, tidur menjadi tidak nyaman karena Anda merasa dada dan perutnya terbakar.

2. Merokok setelah makan

Anda bisa mencicipi enak untuk disantap setelah makan. Merokok itu sendiri tidak baik untuk kesehatan sehat itu aku. Tapi efek negatifnya bisa berlipat ganda terutama jika Anda menderita gastritis, kolitis dan sindrom iritasi usus besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Cara Menghindari Kaki Keram Saat Mudik

Terlalu banyak waktu duduk di mobil, bus atau kereta saat mudik, lebaran bisa menyebabkan kram kaki. Biasanya, ini terjadi dalam bentuk kram otot dan kekakuan di area kaki (semua bagian kaki dari pangkal dari atas ke bawah). Untuk menghilangkan kram, Anda bisa memijat diri sendiri. Dari Panduan Saku 1, Pedoman Praktis Toga dan Akupresur, yang diterbitkan pada tahun 2017 di Kementerian Kesehatan, untuk meredakan kram otot atau nyeri rematik kaku di kaki bawah dapat dilakukan dengan menekan paha. Bagian crystal x paha yang dipijat berada di samping sejajar dengan ujung jari tengah dalam posisi berdiri dan lengan yang tergantung di sisi paha (lihat foto) yang ditulis pada Senin (11/6/2018). Kram di kaki saat bepergian bolak-balik dapat diatasi dengan pijatan. (Sumber: Buku Buku Saku Akupresur Toga Departemen Kesehatan, 2017) Selain paha, memberikan pijatan di bawah tonjolan tulang yang ada di bagian bawah bagian luar lutut juga bisa mengatasi kram kaki. Kemudian, area kaki yang te...

Mengapa Menopause Dini Dapat Terjadi Pada Wanita?

Secara umum, wanita mengalami menopause pada usia 48 sampai 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan menopause terjadi sebelum usia 40 tahun. Hal ini umumnya dikenal sebagai menopause prematur atau menopause precocable. Menurut Dr Ni Komang Yeni DS, SpOG atau akrab disapa Dr. Yeni, wakil presiden Asosiasi Menopause Cabang Jakarta Indonesia (PERMI RAYA), menopause dini disebabkan oleh beberapa cadangan folikel. "Biasanya, cadangan folikel kecil Anda sendiri atau mungkin menjorok atau menyebabkan hal-hal seperti terapi radiasi, kemoterapi," kata Dr Yeni www.carakuhidupsehat.com . Kemudian ia melanjutkan Dr. Yeni, penggunaan obat-obatan seperti obat wajah dan tubuh pelangsing juga menyebabkan menopause pada usia dini. Selain itu, menopause dini disebabkan oleh faktor internal tubuh faktor hormonal. "Atau, pada kenyataannya, kegagalan hormon ovarium untuk memproduksi hormon sendiri, sehingga dini sindrom kegagalan ovarium," kata Dr Yeni. "Terapi dengan ...